Cara Meredam Rasa Cemburu Yang Berlebihan

Posted on

Cara Meredam Rasa Cemburu Yang BerlebihanCemburu sering disebut-sebut sebagai ‘bumbu’ dan ekspresi rasa sayang dalam suatu hubungan. Cemburu itu hal yang wajar, tapi kalau sudah berlebihan biasanya sering mengakibatkan pertengkaran . Cemburu yang berlebihan merupakan penggabungan rasa takut dan marah. Takut kehilangan pasangan dan kemarahan karena melihat pasangan dekat dengan pria atau wanita lain. Bagaimana cara meredamnya?

Baca juga :   Trik Jitu Persiapan Pria Menanti Momongan

Berikut ada beberapa cara yang bisa membantu kamu meredam rasa cemburu yang berlebihan tersebut:

 

1. Tanyakan Diri Sendiri kenapa kamu Cemburu
Langkah awal mengatasi rasa cemburu adalah dengan mengenali situasi terlebih dahulu. Ini bisa membuat kamu mendapatkan pandangan-pandangan lain yang lebih objektif. Tanyakan pada diri sendiri, apakah melihat si dia makan siang atau teleponan dengan teman pria atau wanitanya membuat kamu punya alasan kuat untuk cemburu atau ini hanya reaksi yang berlebihan.

2. Stop Berkhayal
Biasanya, orang yang terlalu asik berkhayal bisa lupa caranya bangun dan sadar dari khayalan tersebut. Jika orang yang merasa cemburu, biasanya mulai memikirkan yang tidak-tidak tentang pasangannya. Misalnya terlalu sibuk membayangkan kalau pasangannya selingkuh, mendua atau lain-lain. Jika si dia sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda selingkuh atau hal-hal aneh lainnya, mending tidak usah mengkhayal yang tidak-tidak karena khayalan-khayalan ini malah bisa membuat kamu semakin dikuasai rasa cemburu.

3. Positive Thinking
Hilangkan prasangka terhadap pasangan. Tak perlu lagi memeriksa telepon atau seluruh akun media sosialnya. Saat kamu berpikir positif, pikiran pun menjadi lebih jernih. Kamu bisa melihat kebaikan dan rasa sayang pasangan yang utuh, tanpa diganggu prasangka buruk.

4. Berpikir Secara Realistis
Selain berpikir positif, kamu juga harus realistis menghadapi keadaan. Cobalah untuk berpikir berdasarkan fakta-fakta yang ada didepan mata, bukan dengan emosi yang justru membuat kamu semakin khawatir. Sekarang pahamilah fakta dimana kamu dan pasangan setidaknya sudah saling berkomitmen, kamu juga tentu saja memilih pasangan berdasarkan sifat-sifat baik serta kejujurannya. Secara logis, dia tidak akan seenaknya mengingkari komitmen yang sudah ditetapkan oleh kalian berdua hanya untuk sebuah hubungan singkat dengan pihak lain. Kembangkanlah berbagai analisa logis seperti ini setiap kali rasa cemburu itu mulai melanda.

 5. Jangan Bersikap Berlebihan
Sikap yang berlebihan tidak hanya membuat kamu makin cemburu, namun juga bisa membuat pasangan kamu merasa risih dan bete menghadapi sifat kamu. Sekali lagi, pelajari keadaan, lakukan analisa secara logis, dan jangan langsung menumpahkan emosi yang tersulut oleh rasa cemburu.
Pasangan kamu pasti bingung melihat kamu tiba-tiba menangis meraung-raung atau marah-marah pada dirinya. Oleh karena itu, jangan menumpahkan emosi didepan. Bicarakanlah dulu baik-baik, dengar penjelasannya, dan pertimbangkan semua hal ini dengan logis. Jika anda memang perlu bereaksi, lakukan seperlunya, tidak usah lebay dan terlalu mendramatisir keadaan.

6. Beri Kepercayaan
Jangan terlalu tertekan dengan kecemburuan yang kamu alami. Seperti dikit-dikit nanya dia dimana, sama siapa, dan sedang apa. Beri saja dia kepercayaan dengan stop menyimpan rasa curiga terhadap pasangan. Kalau pasangan kalian diberikan kecurigaan terus-menerus, itu bisa saja membuat dia makin risih atau bete sama sikap kamu yang terlalu over, dan tidak menutup kemungkinan endingnya dia bakal selingkuh beneran. Jadi berilah dia kepercayaan.

 

 

Nama saya Ega Patria. biasa dipanggil Ega, kak, woi, om, gan, bro, bebih atau sayang. Tapi agak sedikit merasa geli kalau dipanggil "Ayah". Tapi tidak apa-apa. Yaaa intinya terserah dari Kalian mau panggil Saya apa, yang jelas Saya paling suka dipanggil makan. Selengkapnya tentang saya

Tinggalkan komentar