7 Negara Terkecil yang Menjadi Peserta Piala Dunia

by

Negara-negara yang sukses memastikan satu tempat d putaran final Piala Dunia  dalam beberapa tahun terakhir memang didominasi oleh negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak dan memiliki wilayah negara yang luas. Namun ada satu fakta menarik yang terjadi, yakni ada setidaknya tujuh negara terkecil yang sukses  menjadi peserta Piala Dunia. Negara apa sajakah itu? Berikut penjabarannya.

1. Slovenia (2002)

Slovenia yang merupakan negara pecahan Yugoslavia, sukses lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya di tahun 2002, kala itu turnamen empat tahunan tersebut berlangsung di Korea Selatan dan Jepang. Sayang langkah mereka harus terhenti di babak fase grup karena gagal meraih kemenangan dari tiga laga yang dimainkan. Sebagai tambahan informasi, kala iyu Slovenia tergabung dalam grup B bersama Spanyol, Afrika Selatan dan Paraguay. Sebagai tambahan informasi, jumlah penduduk Slovenia saat itu hanya berjumlah 1,99 juta penduduk.

2. Uruguay (1930)

Uruguay menjadi salah satu negara yang cenderung cukup diunggulkan dalam setiap gelaran Piala Dunia, terlebih kini mereka memiliki beberapa pemain bintang seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani. Namun ternyata Uruguay pernah menjadi negara dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni di tahun 1930. Kala itu jumlah penduduk Uruguay hanyalah 1,75 juta penduduk.

3. Paraguay (1930)

Paraguay menjadi negara yang cukup sering berpartisipasi di Piala Dunia, tercatat mereka sudah delapan kali berpartisipasi dalam turnamen empat tahunan tersebut. Prestasi tertinggi Oscar Romero dan kawan-kawan adalah mencapai babak perempat final di tahun 2010 saat Piala Dunia berlangsung di Afrika Selatan. Namun ternyata di tahun 1930, jumlah penduduk Paraguay juga hanya mencapai 1,7 juta orang.

4. Kuwait (1982)

Kuwait memang bukanlah negara yang sering lolos ke Piala Dunia, namun mereka sukses mengamankan satu tempat di putaran final pada tahun 1982, saat turnamen empat tahunan tersebut berlangsung di Spanyol. Sayang kala itu perjalanan mereka harus terhenti di babak fase grup karena hanya mampu mengoleksi satu poin. Jumlah penduduk Kuwait kala itu hanyalah 1,5 juta.

5. Irlandia Utara (1958)

Irlandia Utara menjadi salah satu tim yang kerap memberikan kejutan, sayang mereka gagal memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018 setelah tak berkutik di babak playoff dan gagal mewujudkan target lolos ke turnamen empat tahunan tersebut untuk kedua kalinya. Sebelumnya, Irlandia sempat sukses lolos ke Piala Dunia 1958, kala itu jumlah penduduk mereka hanyalah mencapai 1,4 juta penduduk. Langkah Irlandia Utara dapat dikatakan cukup gemilang, mereka mampu lolos hingga babak perempat final.

6. Trinidad dan Tobago (2006)

Trinidad dan Tobago secara mengejtkan mampu memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2006, kelolosan mereka ke Jerman kala itu menjadi yang pertama. Sayang perjalanan Trinidad dan Tobago kala itu harus terhenti di babak fase grup, tergabung dalam grup B bersama Inggris, Swedia dan Paraguay, mereka gagal meraih kemenangan dan hanya mampu bermain imbang hingga akhirnya tersingkir karena hanya mengumpulkan satu poin. Kala itu, jumlah penduduk Trinidad dan Tobago hanyalah 1,3 juta orang.

7. Islandia (2018)

Islandia menjadi negara yang paling mencuri perhatian di Piala Dunia 2018, selain sukses lolos untuk pertama kalinya ke turnamen empat tahunan tersebut, skuat asuhan Heimir Hallgrimsson juga menampilkan performa yang cukup baik di Rusia. Tergabung dalam grup D bersama Argentina, Kroasia dan Nigeria, Islandia secara mengejutkan mampu mencuri satu poin dari Albiceleste dan kini akan kembali berjuang untuk lolos ke babak 16 besar kala melawan Nigeria di matchday kedua, Jumat (22/6).

Sumber