Melihat Wanita Berkumis? Ini Penyebabnya

Posted on

Apakah kamu sering menemui seorang lelaki yang kelihatan dengan jelas bahwa dia mempunyai kumis. Pada kasus yang umum, hal ini tidak begitu menganggu bagi sang wanita. Bahkan menurut beberapa laki laki ini justru akan menambah pesona tersendiri yang unik dari wajah wanita.

Namun bagaimana jika pertumbuhan kumis pada wanita tersebut seperti tidak terkendali.Sehingga kumis pada wanita ini memanjang sehingga hampir menyamai kumis yang tumbuh pada laki laki normal.

Kalau yang ini bukannya akan menambah pesona, bisa jadi para laki-laki akan risih untuk mendekati wanita tersebut.

Penyebab kumis yang tumbuh pada Wanita inilah yang terjadi pada seorang wanita Asal Leek, Executives, Inggris bernama Slobhain Fletcher. Kumis yang ada pada wanita ini tumbuh terus sehingga panjangnya menyamai kumis laki laki normal. Menjadikan dia harus berusaha keras untuk menahan rasa malu di hadapan umum. Dia harus rela untk selalu menjadi objek tatapan kerana kumis dan janggut yang tumbuh lebat di wajahnya.

Kelainan tumbuh kumis dan janggut yang dialami Fletcher adalah sindrom ovari polisistik (PCOS). Hal ini yang membuat tubuhnya untuk menghasilkan hormon lelaki testosteron berlebihan. Akibatnya kumis dan janggut tumbuh terus, selain itu akibat dari sindrom PCOS juga berisiko tinggi untuk mengalami obesitas dan gangguan kasuburan.

“Selama bertahun-tahun saya sudah coba mencari cara untuk menghilangkan bulu di wajah. Saya telah coba waxing, tapi itu menyakitkan dan sering meninggalkan luka bakar akibat cairan kimia yang digunakan,” kata Fletcher.

Tapi seperti yang diberitakan, Fletcher sengaja untuk tidak mencukur kumis dan janggutnya selama sebulan. Dengan tujuan agar kumis dan janggutnya tetap tumbuh dan menjadi lebat demi sebuah aksi sosial, Movember. Aksi sosial tersebut justru bertujuan untuk mengumpul dana sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap gangguan kesehatan lelaki, seperti kanker prostat dan testis.

Fletcher sangat berharap pengorbanan rasa malunya selama satu bulan tersebut membuahkan hasil.

“Saya harap ini dapat membantu laki-laki yang mengalami masalah kesehatan untuk segera mendapatkan perawatan,” ujar wanita yang biasanya mencukur kumis dan janggut bersama suaminya ini.

Salut deh buat Fletcher, yang rela mempergunakan “kekurangan” nya tersebut justru demi kepentingan laki-laki.

Jadi secara umum boleh dikatakan bahwa janggot dan kumis yang tumbuh pada Wanita adalah kerana kelebihan tubuh dalam menghasilkan hormon testosteron pada wanita. Dan pada kasus Fletcher, hal tersebut dicetuskan oleh sindrom PCOS.

Berikut beberapa gambar wanita berkumis yang sempat tim RumahOnlineku dapatkan.

Firman Rasyid lahir di Parepare, 18 Juni 1988. Firman yang lebih akrab dipanggil Immunk ini adalah seorang pria tertutup yang hampir tidak pernah sama sekali membagikan masalahnya kepada orang lain. Atau mungkin karena hidupnya memang tidak pernah bermasalah sama sekali (Perlu dipertanyakan). Selengkapnya tentang saya

Tinggalkan komentar