Alat Doraemon Tercipta, Semprotan Percaya Diri!

Posted on

Satu keberhasilan dalam dunia teknologi berhasil dilakukan oleh ilmuwan di Israel. Bagi anda yang termasuk pemalu, gampang grogi, atau kurang pergaulan (kuper)? Masalah anda tak lama lagi akan ada penyelesaiannya. Para ahli di Israel telah menciptakan obat baru yang dapat meredam hambatan dalam bersosial. Seperti dilaporkan harian Telegraph, para ilmuwan di Seaver Autism Center for Research and Treatment dan Columbia University, mencipta obat semburan hidung yang mengandungi hormon oksitosin. Obat ini diklaim dapat membantu meningkatkan kemampuan seseorang dalam berinteraksi sosial.Alat Doraemon Tercipta, Semprotan Percaya Diri! oleh rumah online 2

Baca juga :   Trik Unik Aneh Namun Bermanfaat Saat Traveling

Oksitosin sebelumnya dikenali sebagai “hormon cinta”. Hormon alami ini dapat meningkatkan perasaan empati dan kedekatan – khususnya di antara para orang tua dan anak-anaknya. Penyelidikan terbaru mendapati bahwa hormon ini pun dapat memperbaiki kemampuan sosial kalangan kuper dan pemalu. Walaupun kesannya tak terlalu besar pada mereka yang secara alami sudah “pede”. Penemuan ini diharapkan memberikan implikasi besar kepada mereka yang mengalami hambatan sosial, yang kerap muncul pada keadaan-keadaan seperti autisme.

Alat Doraemon Tercipta, Semprotan Percaya Diri! oleh rumah online 1Dalam kajiannya, para ahli melakukan uji cuba apakah hormon dalam bentuk semprotan hidung ini dapat meningkatkan rasa saling pengertian di antara individu. Sebanyak 27 lelaki sehat dilibatkan dalam penyelidikan dan mereka diberikan obat semburan hidung berisi hormon dan plasebo. Mereka diminta melakukan tugas-tugas khusus untuk mengukur kemampuan membaca fikiran dan perasaan orang lain. Responden juga diminta menyaksikan rakannya berbincang tentang detik-detik berharga mereka, kemudian melakukan penilaian tentang apa yang dirasakan.

Para penyelidik, yang melaporkan kajiannya dalam jurnal Psychological Science, juga mengukur kompetensi sosial para responden menggunakan sejenis ujian yang disebut AQ, yang biasa digunakan pada pesakit autistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa hormon oksitosin berhasil memperbaiki kemampuan empati para responden, khususnya pada kumpulan yang kurang pandai bersosialiasi.

Responden yang terbiasa bergaul melakukan tugasnya dengan lancar, baik saat diberi hormon oksitosin dan plasebo. Namun, responden yang kurang pandai bergaul secara signifikan hanya dibantu dengan oksitosin, di mana kekuatan empatinya menjadi setara dengan responden yang mudah bersosial.

Firman Rasyid lahir di Parepare, 18 Juni 1988. Firman yang lebih akrab dipanggil Immunk ini adalah seorang pria tertutup yang hampir tidak pernah sama sekali membagikan masalahnya kepada orang lain. Atau mungkin karena hidupnya memang tidak pernah bermasalah sama sekali (Perlu dipertanyakan). Selengkapnya tentang saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *