Bukannya Belajar, 7 Pelajar SMK Ini Malah Kumpul Kebo!

by

Ketua Tim Media paslon urut 2, Maqbul Halim menanggapi aksi penyebar reklame berbau ujuran kebencian yang diduga dialamatkan ke paslon urut 2.

Maqbul mempertanyakan, adakah kesalahan dalam isi pesan yang disampaikan dalam reklame tersebut. “Apa yang salah dari isi billboard itu,” singkat mantan politisi Partai Golkar ini.

Baca Juga : Billboard Berisi Ujaran Kebencian di Jl Tentara Pelajar, Pelakunya Terekam CCTV

Berbeda dengan Maqbul, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan malah mengecam aksi pemasangan reklame berbau ujaran kebencian itu.

“Kami mengecam pelaku pemasangan reklame seperti ini,” kata Irwan Adnan dikonfirmasi media, Jumat (23/2/2018).

Dia mengaku, dua hari terakhir telah menurunkan reklame yang sifatnya menghasut. Hal ini dilakukan, lantaran, salah satunya, Bapenda memang diberikan kepercayaan berkaitan dengan reklame yang ada di Kota Makassar.

Adnan juga menegaskan, pihaknya juga tidak ingin dinilai tutup mata dengan kejadian-kejadian yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan daerah. Sehingga respon reakrif dengan langsung menurunkan reklame tersebut dilakukan.

“Saya yakin, KPU dan Panwaslu juga tidak suka ini, makanya kita turunkan,” ucapnya.

Ia juga berharap, pihak kepolisian untuk mencari tahu pelaku pemasangan reklame tersebut.

“Kami akan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut pelakunya. Karena kami juga kewalahan, tiap ada kita turunkan lagi,” harapnya. (Rusdi)

Source link