, , , ,

Daimler dan Bosch Siap Tes Mobil Tanpa Awak

by
mobil tanpa awak daimler
Dok: REUTERS/Michaela Rehle

Grup otomotif asal Jerman, Daimler, siap melakukan tes mobil swakemudi atau tanpa awak dengan menggandeng perusahaan suplier ternama, Robert Bosch. Kabarnya, mobil yang diberi nama Robo-taxis ini akan mulai diuji dalam beberapa bulan ke depan.

Daimler sendiri adalah grup yang menaungi Mercedes-Benz. Mereka sudah bekerja sama dengan Bosch sejak tahun 2017 lalu untuk mengembangkan teknologi mobil tanpa awak. Aliansi ini dibentuk guna mempercepat produksi dan merealisasikan mobil Robo-taxis di masa depan. Hal itu diungkapkan langsung oleh pimpinan Bosch, Volkmar Denner.

“Beberapa bulan ke depan akan ada uji kendaraan di jalanan,” ujar Volkmar Denner kepada Automobilewoche, Minggu (4/2/2018).

Sejauh ini memang belum ada informasi yang lebih detail lagi mengenai kabar tes mobil tanpa awak tersebut. Akan tetapi, pihak pengembang menyebutkan mereka sudah menetapkan tanggal untuk segera merealisasikan teknologi baru itu. Kedua belah pihak pun menjanjikan bakal segera meluncurkan kendaraan swakemudi tersebut sebelum tahun 2021.

Namun apa yang dilakukan oleh Daimler ini nyatanya masih tertinggal dari dua produsen mobil mewah lainnya, BMW dan Waymo. Saat ini BMW sudah berencana untuk memasarkan mobil tanpa awak pada 2021, sedangkan mobil van Chrysler dari Waymo tengah memasuki tahap pemesanan yang jumlahnya mencapai ribuan unit.

Jelas tidak ada alasan bagi Daimler untuk menunda-nunda lagi proyek mereka itu. Mereka harus segera mengejar ketertinggalan dari para pesaing, atau akan kalah di masa depan. Manfaat dan kegunaan mobil nirawak ini sangat menjadi pertaruhan bagi Daimler.

mobil tanpa awak daimler
Dok: telset.id

Bukan hanya soal itu, tapi karena rancangan mereka ini memang telah direncanakan sebagai kendaraan nirawak sejak awal. Ditambah lagi produksi mobil berteknologi tinggi ini akan memiliki performa yang jauh lebih baik dibanding mobil-mobil biasa dan lebih ergonimis.

Akan tetapi teknologi kelas atas mobil Mercedes bisa jadi tak berarti lagi kelak, jika mereka masih belum siap dalam memproduksi mobil nirawak ketika perusahaan-perusahaan lain telah mulai memproduksi dan menjual mobil nirawak.

Seperti diketahui, pada Januari 2018 lalu Waymo telah terlebih dahulu melakukan tes kendaraan tanpa awak di Atlanta dan 25 kota lain di Amerika Serikat. Sedangkan Daimler baru merencanakan itu dalam beberapa bulan ke depan.

Namun wakil Presiden Daimler sekaligus pimpinan strategi Mercedes-Benz, Wilko Stark, mengatakan bahwa pergeseran industri otomotif akan membuat konsumen lebih gencar memanfaatkan teknologi smartphone untuk mencari dan menyewa kendaraan, ketimbang harus membeli mobil sendiri.

“Yang membedakan kami dengan para pesaing adalah membuat konsep kendaraan sebagai Robo-taxis (taksi) sejak awal, bukan hanya sekadar unit teknologi swakemudi untuk kemudian dipasang pada kendaraan,” kata Wilko Stark.

Menarik untuk dinantikan bagaimana ‘perang’ para produsen mobil di dunia dalam beberapa tahun ke depan untuk memproduksi dan memasarkan mobil-mobil swakemudi atau tanpa awak yang canggih, guna lebih memudahkan kehidupan masyarakat di masa mendatang.