Debat IYL dan Agus tentang menurunkan gini rasio

by

Terkini.id — Pada sesi debat Kandidat Pilgub Sulsel di Hotel Clarion Makassar, Rabu 28 Maret 2018.

Para kandidat diberikan kesempatan 30 detik untuk memberikan pertanyaan kepada kandidat lain, kemudian kandidat yang diberikan pertanyaan diberi waktu satu menit untuk menjawab pertanyaan.

Setelah dijawab, pemberi pertanyaan diberikan waktu satu menit untuk menanggapi jawaban, kembali ke kandidat yang tadi menerima pertanyaan, untuk menanggapi kembali tanggapannya selama 30 detik.

Panitia pelaksana memberikan kesempatakan kepada Calon Gubernur Sulsel no urut 4, Ichsan Yasin Limpo (IYL) untuk mengambil salah satu bola dalam toples kaca yang disediakan. Setelah mendapatkan bola ternyata tertera nomor 2, yang berarti IYL dapat mengajukan pertanyaan ke Agus Arifin Nu’mang.

Pada kesempatan itu, IYL diberikan kesempatan untuk 30 detik untuk memberikan memberikan pertanyaan ke Agus, pertanyaan IYL tentang cara menurunkan gini rasio di Sulsel.

“Pak Agus gini rasio menjadi berbincangan di Sulsel karena agak tinggi, bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan gini rasio yang tinggi dan menurunkan gini rasio?” tanya IYL ke Agus.

Agus pun menjawab pertanyaan dari IYL selama satu menit.

“Pertumbuhan ekonomi pasti menimbulkan ketimpangan, di Sulsel 9 tahun terakhir tumbuh rata rata 7,6 persen, saya sebagai wakil gubernur telah menyiapkan bagaimana cara mengatasi ketimpangan inilah, 9 fokus program di antaranya membangun jalan provinsi strategis untuk menghubungkan daerah pedesaan yang tinggi angka kemiskinannya dan perkotaan yang angka pengangguran tinggi. Inilah yang akan mengatasi persoalan tersebut, lahan pertanian akan bertambah, sehingga penduduk desa tidak akan ke kota karena yakin karena mencocok tanam bisa meningkatkan pendapatan masyarakat,” jawab Agus di dampingi Wakilnya Tanribali Lamo.

Jawaban Agus, sepertinya membuat IYL tidak puas, sehingga ia menanggapi jawaban dari Wakil Gubernur Sulsel itu selama satu menit.

“Saya tahu pertumbuhan sulsel cukup tinggi, saya ingin mendengarkan cara menurunkan gini rasio tersebut, memang gini rasio belum terasa, karena kemiskinan dan pengangguran menurun.Tetapi hati hati, ketika tingkat perekonomian naik, pengangguran naik, angka kemiskinan naik ini yang masalah, berarti adanya kebutuhan masyarakat yang tidak terpenuhi. Jadi tidak perlu resahkan,” ungkap Mantan Bupati Gowa ini.

Setelah IYL menanggapi jawaban. Agus pun mendapatkan kesempatan 30 detik untuk menanggapi tanggapan dari IYL.

“Sebenarnya kalau kita lihat, trend peningkatan gini rasio hanya terjadi di kota, sedangkan di desa mengalami penurunan. Artinya apa kebijakan yang sudah kita ambil sudah tepat, sekarang bagaimana menghubungkan antara perdesaan dan perkotaan sehingga arus produksi desa lancar masuk di perkotaan, begitu juga arus barang di kota lancar masuk di desa ini akan menyelesaikan persoalan ketimpangan.” tutupnya diiringi tepuk tangan yang meriah.

Bagikan artikel ini :


Source link