Jumardin Haruna Bakri mengaku dzolimi oleh Ketua PBB Sulsel

by

Terkini.id — Legislator DPRD Provinsi Sulsel, Jumardi Haruna Bakri merasa dzolimi oleh Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sulsel, Badaruddin Puang Sabang yang memecat dirinya secara sepihak sebagai kader.

Pemecatannya itu baru Ia ketahui pada Januari 2016. Kala itu, ia dipanggil oleh Mahkamah Partai, untuk mengklarifikasi pemecatan tersebut.

“Pada Agustus 2016 Mahkamah Partai mengeluarkan keputusan bahwa saya tidak bersalah. Saya berhak membela diri. Coba kita bayangkan saya dibuatkan surat tidak bayar infaq selama lima tahun. Padahal itu kewajiban saya, saya sadar akan hal itu,” kata di ruang Fraksi Umat Bersatu DPRD Sulsel, Rabu 21 Maret 2018.

Jumardi mengaku, dituding tidak membayar iuran partai selama lima tahun pada periode pertamanya di DPRD Sulsel.

“Namanya mencari cari kesalahan, maka disampaikan itu. Ini saya sampaikan karena kegelisahan konstituen di bawa,” ujar Jumardi Haruna Bakri.

Oleh karena itu dia berharap DPP PBB mengetahui duduk perkara yang menimpa dirinya dan mampu secara jernih melihat kondisi dinamika internal DPW PBB.

“Pak yusril ini identik dengan penegakan hukum. Saya yakin beliau tidak berbuat salah, karena ketidaktahuannya terhadap teman-teman DPW sehingga berbuat begitu. Dan itu bertentangan dengan ideologi partai,” tandas Jumardin.

Bagikan artikel ini :


Source link