Konsumsi Berbagai Jenis Sabu, Aktor Fachri Albar Diciduk Polisi

by
Screenshot_2018-02-14-16-36-09_com.instagram.android_1518600984389.jpg




Aktor Fachri Albar.(Instagram)

– Dunia entertainmen kembali tercoreng. Pasalnya, aktor bintang film Fachri Albar kembali terjerat kasus narkoba, kali ini ia ditangkap di rumahnya oleh Satgas Anti Narkoba Polres Jakarta Selatan.

Anak ahmad Albar ini dilaporkan oleh masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas terlarang. “Tadi jam 7 pagi berhasil melakukan penangkapan tsk dalam kasus narkoba dengan inisial FA tsk ditangkap di rumahnya di Cirendeu. Penangkapan ini diawali dari laporan masyarakat melalui program aplikasi online kami. Tiga bulan lalu laporan tsb masuk,” ujar Kombes Pol H Mardiaz Kusin, Kapolres Jakarta Selatan,dikutip dari Kapanlagi.com, Rabu (14/2/2018).

BACA: Satgas Anti Narkoba Polres Pangkep Bekuk Emak-Emak Pengedar Sabu

Sejumlah barang bukti diamankan oleh pihak berwajib dalam penggerebekan tersebut. Fachri dijerat Pasal 112 Sub Pasal 111 UU Narkotika dengan tuntutan hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun.

Baca Juga :   1 Ton Sabu Ditemukan Dari Kapal Berbendera Singapura di Batam

“Kemudian hampir tiga bulan rekan-rekan melakukan profiling sehingga tadi pagi penangkapan. Barang bukti narkoba antara lain satu plastik klip sabu-sabu. Kemudian juga adanya 13 tablet dumolid kemudian 1 butir kamlet dan banyak sekali ditemukan sarana alat hisap sabu-sabu berupa bong di salah satu kamar di rumahnya di lantai 1,” ungkapnya.

Fachri sudah cukup lama mengonsumsi narkoba, dan jenis yang ia pakai bukan hanya satu. Saat ini kasus Fachri pun tengah dikembangkan oleh pihak yang berwajib dan mereka menelusuri tersangka lain.

TENTANG KAMI MEDIA online tak selalu soal kecepatan. Media online seringkali dipersepsikan hanya menyuguhkan kecepatan dan mengejar jumlah viewr tanpa ketepatan informasi. Tren penilaiaan negatif pembaca seakan menjadi sesuatu yang sulit dihindari. Kami sebagai media online baru dibawah bendera PT. MRM berusaha menyajikan informasi berbasis internet, tidak sekadar dengan penulisan seadanya. Mencoba mendobrak persepsi negatif yang telah terbangun selama ini. sulselekspres.com berusaha menyuguhkan informasi dalam bentuk pemberitaan berdasar fakta, kajian, dan model penulisan yang tidak lagi seperti pada umumnya media online. Kedalaman informasi menjadi perioritas, mencerdaskan tanpa harus menggurui, serta menyerang tanpa maksud melukai, apalagi membunuh karakter. Kehadiran kami bukan sebagai pesaing dari jutaan media online lainnya. Kami hadir dengan menawarkan bacaan berkualitas dan mencerdaskan. Tentu saja bukan sebagai sumber referensi paling terpercaya, tapi bisa menjadi bahan pembanding dari satu peristiwa dengan tawaran ulasan berbeda dari segala sudut pandang. Secara garis besar kami ingin menghadirkan media online dengan kualitas seperti media cetak koran. Sulselekspres.com akan terus mencoba berada dititik netral tak berpihak. Berdiri untuk semua golongan, dan tidak bekerja untuk kepentingan politik siapapun. Terima kasih untuk semua pihak. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Timur Indonesia, dan lebih khusus lagi untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Teriring salam hangat untuk sambutan hangatnya. Redaksi

A post shared by Sulsel Ekspres (@sulsel_ekspres) on

“Tsk sudah menggunakan barbuk jenis ganja sejak tahun 2015 dan 1 tahun konsumsi sabu. Dari keterangan tsk konsumsi dumolid untuk tenangkan diri. Yang bersangkutan (sekarang) dalam proses rehab dokter,” tandasnya.

Penulis: Muhammad Adlan




loading…








Source link