, , , , ,

NVIDIA Sebut GPU GeForce Bukan untuk Menambang Bitcoin

by
gpu geforce
Dok: CoinDesk.com

Pada saat ini mata uang digital atau cryptocurrency seperti Bitcoin mulai digandrungi berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Cara mendapatkannya pun beragam, mulai dari membelinya dengan rupiah di beberapa tempat transaksi jual beli Bitcoin, menjual barang dengan pembayaran menggunakan Bitcoin, hingga menambangnya sendiri.

Ya, layaknya emas, Bitcoin juga bisa ditambang dengan peralatan sebuah PC. Hanya saja, menambang cryptocurrency seperti Bitcoin ini jelas membutuhkan sistem PC yang tangguh atau sering disebut dengan “rig system”. PC yang dibutuhkan ini bukanlah dengan spesifikasi yang alakadarnya, melainkan membutuhkan perangkat keras kelas wahid agar dapat diandalkan. Sebab dalam menambang cryptocurrency, PC harus terus menyala.

Dari berbagai komponen yang dibutuhkan, GPU atau VGA Card menjadi salah satu komponen paling penting dalam proses penambangan cryptocurrency. Terkait dengan ini, tidak sedikit orang yang mencoba peruntungan dengan menggunakan beberapa merk GPU, yang sebenarnya diperuntukkan bagi para gamers, namun ‘dipaksa’ untuk penambangan cryptocurrency. Seperti produk GPU GeForce dari NVIDIA misalnya.

Baru-baru ini, salah satu produsen GPU terbesar di dunia itu merilis sebuah pernyataan resmi. Pihak NVIDIA menjelaskan bahwa GPU yang mereka produksi sejatinya bukanlah digunakan untuk penambangan cryptocurrency seperti Bitcoin atau lainnya. Mereka pun merekomendasikan agar para penjual memasarkan GPU NVIDIA hanya untuk kebutuhan gaming saja.

Ada alasan yang kuat mengapa NVIDIA mengeluarkan pernyataan tegas tersebut. Diketahui, bahwa ternyata saat ini harga GPU bekas di pasaran sudah mulai melonjak tidak wajar. Beberapa toko juga mengaku kehabisan stok GPU, yang diduga karena diborong oleh para penambang cryptocurrency. Si pembeli tentu tidak salah, namun NVIDIA menganggap penambangan cryptocurrency bukanlah fungsi utama dari GPU yang mereka produksi.

Penegasan seperti yang dilakukan oleh NVIDIA ini memang perlu. Sebab sebagai produsen, mereka tentu cukup sulit untuk mengontrol semua para partner yang menjual GPU mereka di pasaran. Tentu tidak mungkin dilakukan penelusuran yang lebih dalam mengenai apakah seseorang membeli GPU NVIDIA untuk kebutuhan gaming ataukah menambang cryptocurrency.

Di satu sisi, NVIDIA tetap berkomitmen selalu mengutamakan GPU untuk kebutuhan para gamer. “Bagi kami, gamers adalah audiens utama,” ujar juru bicara NVIDIA, Boris Bohles, seperti dikutip Ubergizmo.

Mengenai aktivitas penjualan GPU GeForce di pasaran, NVIDIA mengatakan akan terus mengontrol dan memastikan ketersediaan produk mereka itu dan dengan target utama para gamer. Solusi ini memang masih belum sepenuhnya bisa menyelesaikan masalah, karena tidak semua penjualan GPU NVIDIA di toko-toko dapat terpantau.

Terbaru, NVIDIA kabarnya akan langsung turun ke lapangan dalam penjualan GPU mereka, yang dikembangkan untuk para gamer melalui situs resmi NVIDIA. Setidaknya upaya yang mereka lakukan sudah cukup baik untuk menegaskan bahwa GPU GeForce diproduksi untuk kebutuhan gaming.