Pemkot harus beri ruang lebih besar untuk kepemudaan

by

Makassar – Ketua DPRD kota Makassar, Rudianto Lallo turut hadir menjadi pembicara pada diskusi publik yang diselenggarakan Sekretariat DPRD Kota Makassar, Rabu 20 Maret 2018.

Dalam paparan materinya, Rudianto mengatakan pemerintah kota masih kurang dalam memberikan ruang yang lebih besar kepada kepemudaan.

“Akan sulit mengembangkan potensi pemuda jika peran pemerintah masih kurang”,ujarnya.

Lanjut Rudi mengatakan harus ada kegiatan atau program untuk mengeluarkan potensi pemuda, misalnya pelatihan dan pembimbingan, kalau dalam konteks kewirausahaan bagaimana pemerintah memfasilitasi akan ada modal usaha.

Selain itu,Ia juga mengatakan pelaku tindak kriminal saat ini adalah usia produktif. Rata-rata pelaku geng motor adalah usia SMA, usia Mahasiswa. Hal ini yang harus diminimalisir dengan program pemerintah.

“Yang saya rasa harus kita pikirkan bersama-sama agar tidak terjadi dan terdengar lagi di masyarakat ada sampah masyarakat,” ucapnya.

Dalam konteks politik Rudianto mengharapkan agar pemuda tidak anti voting, pemuda harus ikut karena hanya politiklah yang bisa melakukan perubahan.

“Bagaimana mau merubah sesuatu kalau tidak masuk dalam kekuasaan, kalau mau masuk di kekuasaan harus masuk di dunia politik,” ungkapnya.

Bahkan Ia juga menekankan bagaimana pemuda harus menjaga idealismenya. Jika ada kebijakan pemerintah yang dinilai melenceng, pemuda harus ada disitu meneriakkan. Kalau pemuda sudah tidak peka maka tidak ada lagi yang mengontrol pemerintah.

“Saya di DPRD harus dikontrol, yang bisa mengontrol saya adalah publik, masyarakat, pemuda mahasiswa,” tutupnya.

Bagikan artikel ini :


Source link