Peneliti Antariksa ungkap fakta baru Matahari akan terbit dari Barat

by

Terkini.id, – Kiamat mungkin memang rahasia Tuhan, namun demikian Dia telah memberi petunjuk akan kedatangan hari pembalasan itu di kitab sucinya.

Mulai dari tanda-tanda kecil seperti kemaksiatan yang meraja rela, hingga gejala matahari terbit dari barat bukti kiamat telah dekat. Alhasil beberapa peneliti pun berbondong-bondong membuktikan kebenaran tanda-tanda tersebut.

Dilansir dari Boombastis, beberapa waktu yang lalu seorang peneliti menemukan teori mencengangkan mengenai salah satu tanda kiamat.

Ya, peristiwa terbitnya matahari dari barat kini bukan lagi mitos belaka namun bisa dibuktikan dengan ilmu pengetahuan. Lalu seperti apa hasil penelitian ilmuwan itu? Simak ulasan berikut.

Magnet bumi melemah, matahari bisa terbit dari barat

Ilustrasi magnet bumi melemah, matahari bisa terbit dari barat. (foto/blogspot.com)

Beberapa waktu yang lalu, perhatian saintis tertuju pada penelitian baru yang lumayan menggemparkan dunia. Teori mengenai melemahnya magnet bumi menjadi perbincangan hangat di kalangan para ahli.

Dilansir dari The Sun, terjadi pelemahan serta pergeseran dari kutub bumi saat ini. Yang dimaksud di sini bukanlah nama tempat bernama kutub utara atau pun selatan, melainkan poros magnetik dari planet bumi kita.

Alhasil, kemungkinan yang terjadi adalah perputaran rotasi bakal mengalami pembalikan, sehingga matahari akan terbit dari barat.

Sejatinya kejadian ini telah ratusan kali terjadi dalam rentang  1.000 hingga 10.000 tahun. Akan tetapi terakhir kali terjadi pada 780.000 tahun yang lalu.

Efek paling ringan adalah gangguan listrik di seluruh penjuru dunia

Ilustrasi efek paling ringan adalah gangguan listrik di seluruh penjuru dunia. (foto/lintasntt.com)

Dilansir dari Dailymail, Direktur Laboratory for Atmospheric and Space Physics di University of Colorado, Amerika Serikat, Daniel Baker juga membenarkan akan kemungkinan perputaran rotasi bumi ini.

Kemungkinan paling minim dengan adanya kejadian alam ini adalah gangguan listrik parah di seluruh penjuru dunia. Tidak hanya untuk di Bumi, keadaan saltelit-satelit di luar angkasa pun mengalami gangguan serupa.

Seperti yang dilaporkan Badan Antariksa Eropa, Swarm Trio, adanya perubahan rotasi ini mengakibatkan gangguan listrik di satelit luar angkasa apalagi ditambah dengan badai matahari lebih besar dari biasa.

Skenario kiamat baru

Ilustrasi skenario kiamat baru. (foto/scienceblogs.com)

Dilansir dari Kompas, skenario terburuk dari adanya kejadian rotasi terbalik dari bumi ini adalah bencana yang luar biasa.

Adanya perputaran tidak biasa itu mengakibatkan beberapa daerah di bumi tidak bisa dihuni lagi. Bahkan kemungkinan manusia juga bisa saja musnah karena adanya perubahan ekstrem dari suhu bumi.

Planet kita yang dulunya sangat subur, bisa jadi tandus dan tidak mampu lagi menyandang kehidupan yang ada. Kemungkinan, Bumi bisa saja jadi seperti planet Mars yang panas dan tidak bisa dihuni.

Perubahan rotasi bumi masih belum dipastikan

Ilustrasi. (foto/eco-business.com)

Meskipun banyak teori yang bikin merinding mengenai rotasi terbalik dari bumi ini, namun beruntung masih belum dipastikan waktu hal itu akan terjadi. Namun demikian, adanya pelemahan kutub magnetik dari bumi ini memang benar adanya.

Hal itu dibuktikan dari data penelitian yang menunjukkan kalau medan magnet dan bisa mengakibatkan partikel bersinergi terus menerus dan menembus atmosfer membuat lapisan yang menyerupai ozon.

Efeknya selama ini hanyalah gangguan listrik yang terjadi pada satelit luar angkasa seperti yang dingkapkan sebelumnya, dan masih belum ada masalah gangguan serius.

Tentu dengan adanya penelitian semacam ini semakin membuktikan apa yang ada di kitab-kitab suci. Memang masalah kiamat adalah rahasia yang Maha Kuasa, yang bisa kita lakukan adalah meyakininya. Entah nanti akan benar-benar terjadi atau tidak, penelitian dari para peneliti Antariksa masih terus berlanjut.

Bagikan artikel ini :


Source link