, ,

Pengembang Asal Kota Bandung Rilis Game Android Baru Bergenre Tower Defense

by
tamak inc
Foto: Tribun Jabar/Yongky Yulius

Empat orang kreatif asal Kota Bandung yang tergabung dalam Tamatin Entertainment baru-baru ini merilis sebuah game baru untuk Android. Mereka, M. Ihsan, M. Iqbal, Luqman, dan Yodi Pramudito, mengembangkan game bertajuk Tamak Inc di sebuah studio yang beralamat di Jalan Ciheulang, Kelurahan Sekeloa, Cobolong, Kota Bandung. Kini, game tersebut telah dapat diunduh secara gratis di Google Play Store.

Ukuran game ini tidak terlalu besar, hanya sekitar 42 MB saja, jadi Anda tidak akan terlalu banyak menghabiskan ruang penyimpanan. Setelah terpasang, game langsung bisa dibuka tanpa melakukan registrasi apapun.

Di layar pembukanya, Anda disambut desain yang cerah dengan berbagai macam warna mencolok dan tajuk game bertuliskan “Tamak Inc”.

tamak inc
Dok: Google Play Store

Game ini bergenre tower defense, yang mana inti dari permainan ini adalah Anda harus menjaga markas sendiri agar tidak dihancurkan musuh. Pasukan dan menara Anda pun harus diletakkan di posisi yang strategis agar bisa menggugurkan musuh sebelum sampai ke markas Anda.

Umumnya, game dengan genre tower defense memang cukup seru dimainkan untuk membunuh waktu. Apalagi tampilan yang disuguhkan di game Tamak Inc. cukup menarik dan tidak membosankan walau tampilan gambarnya dua dimensi.

Latar belakang game Tamak Inc. ini seperti di sebuah kantor. Musuhnya pun mengenakan kemeja formal. Dijelaskan oleh salah satu tim pengembang, Yodi, ternyata tidak ada cerita khusus mengapa dipilih latar belakang kantor, melainkan hanya untuk menambah keseruan semata.

“Ide kita ini hanya seru-seruan saja. Jadi ceritanya kita menjadi bos sebuah perusahaan yang menghalau serangan dari para pegawai. Para pegawai ini menyerang kantor karena gaji yang tak kunjung dibayar,” kata Yodi sambil tertawa, dikutip dari Tribun Jabar, Sabtu (27/1/2018).

Permainan ini memiliki 35 level, yang mana memang tidak terlalu lama untuk bisa menamatkannya. Tapi ada kesulitan tersendiri di tiap level.

Gambaran dari game ini, musuh berjalan dari arah atas ke bawah, karena bos yang harus dilindungi dalam game ini berada di sisi bawah layar.

Pengerjaan Sempat Terkendala Dana

Meski secara konsep tampak sederhana, tapi ternyata proses pembuatan game ini cukup berliku. Yodi menceritakan bahwa ia dan teman-temannya sempat mengalami kendala dalam pendanaan. Namun akhirnya mereka mendapat jalan keluar dengan menghimpun dana dari hasil pengerjaan proyek milik klien lain.

“Biasanya beberapa di antara kami mengerjakan proyek dari klien lain, seperti menggarap perangkat lunak. Untuk satu kali proyek, kita mendapatkan bayaran yang cukup lumayan,” kata Yodi.

Selain itu, Yodi juga membocorkan bahwa ia dan teman-temannya sebenarnya sudah membuat beberapa game. Akan tetapi baru satu yang dirilis ke publik. Alumnus Teknik Informatika ITB angkatan 2011 itu pun menambahkan bahwa ada satu game lagi yang ingin digarap secara serius untuk kemudian disebarkan melalui Play Store.