Penipu online makin berani catut nama pejabat negara

by

Makassar – Dua pelaku penipuan modus belanja online nekat mencatut nama pejabat negara untuk memeras masyarakat.

Dua pelaku itu, yakni inisial RG (29) dan A (29) diamankan di Kabupaten Sidrap Jumat 9 Maret, kemarin.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pelaku dengan sengaja membuat akun online shop yang menawarkan gawai pintar dengan harga murah.

Melalui transaksi murah ke dua pelaku mengelabui masyarakat yang akan membeli barang dan memeras hingga Rp150 juta.

Dikatakan Dicky penipuan ini adalah modus baru yang dilakukan oleh dua petani asal Sidrap ini kepada masyarakat.

Olehnya itu masyarakat dihimbau agar berhati-hati melakukan transaksi atau belanja online.

“Setelah korban melakukan transaksi pembelian gawai seharga sekira Rp3 juta, salah satu pelaku berinisial RG menelepon korban dengan mengaku dari pihak Bea Cukai,” kata Dicky saat merilis kasus ini di Mapolda Sulsel

Sementara Wakil Ditreskrimsus AKBP Parojahan Simanjuntak, menjelaskan kedua pelaku bergantian menelepon para korbannya.

Bahkan salah satu pelaku yakni A mengaku dari penyidik Krimsus Polda Sulse yakni Kombes Pol Yudhiawan. Sementara pelaku RG mengaku sebagai Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Pelaku ada yang mengaku Menteri Keuangan. Bahkan mengaku sebagai petugas Bea dan Cukai menakuti korban akan menahan barang yang dibeli korban dengan meminta uang hingga Rp150 juta,” kata Parojahan.

Berdasarkan pengakuan pelaku RG, jika ia ikut melakukan penipuan karena karena ia mendapat akun palsu dari S yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Akun Facebook palsu dengan nama Deby Ardi Wiyanto itu kemudian digunakan untuk mengaku sebagai menteri keuangan Sri Mulyani dan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel.

“Jadi alasan pelaku melakukan penipuan itu menerima akun palsu dari pelaku S yang DPO itu. Kemudian pelaku RG mengoper lagi ke pelaku A. Kedua pelaku dikenakan pasal 28 ayat 1 jo pasal 51 ayat 2 tentang informasi dan transaksi elektonik,”

Bagikan artikel ini :


Source link