, ,

PlayerUnknown’s Battlegrounds Jadi Game PC Terlaris Sepanjang Masa

by
playerunkown's battlegrounds
Dok: playbattlegrounds.com

Keberhasilan besar game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) sebelumnya sama sekali tidak diekspektasikan oleh Bluehole dan Brendan ‘PlayerUnkown’ sendiri. Hal itu karena awalnya mereka hanya melakukan promosi yang tidak terlalu besar-besaran, yakni hanya dengan bermodalkan para streamer Twitch saja. Namun, hingga kini nyatanya penjualan game tersebut terus merangsek naik dan berhasil mencetak beberapa rekor baru di Steam Market.

Setelah dirilisnya PUBG versi 1.0, hanya butuh waktu beberapa minggu bagi game tersebut untuk bisa memuncaki tangga pertama penjualan tertinggi game PC di Steam, menggeser game sandbox populer besutan Mojang, Minecraft.

Steampsy melaporkan bahwa PUBG telah terjual sebanyak 27,8 juta kopi di Steam. Namun sempat ada klarifikasi dari Steampsy mengenai kesalahan penghitungan, yang membuat jumlah penjualan game PUBG berkurang hingga menjadi 27.640.000 kopi saja.

Walau demikian, angka tersebut tetap berhasil mengalahkan penjualan Minecraft untuk PC. Penjualan Minecraft untuk PC sendiri pernah dirilis di website resmi mereka, yang mencatatkan angka 27.599.563 kopi. Itu artinya masih lebih sedikit 40.000 kopi dibandingkan penjualan PUBG. Apalagi Minecraft membutuhkan waktu hingga delapan tahun untuk mencapai angka tersebut sejak pertama kali dirilis pada tahun 2009 silam. Tentu saja jangka waktu ini kalah telak dari PUBG, yang hanya butuh waktu kurang dari setahun.

penjualan minecraft
Angka penjualan game Minecraft untuk PC. (Dok: Minecraft)

Data penjualan tersebut valid per awal Januari ini dan dalam beberapa bulan ke depan, penjualan game PUBG untuk PC ini diprediksi akan terus bertambah. Menarik untuk ditunggu, kiranya game apa yang penjualannya dapat mengalahkan rekor PUBG di masa depan.

Menyumbangkan USD 2 Juta dari Keuntungan Penjualan Loot Box

Di sisi lain, pengembang PlayerUnkonw’s Battleground, yakni PUBG Corp dan Bluehole.Inc juga sedang terus berbenah, termasuk soal Loot Box. Fitur yang pertama kali dirilis pada Agustus 2017 lalu itu saat ini memang masih berstatus Early Access. Menariknya, meski penjualan kunci Loot Box ini dibatasi oleh banyak peraturan, akan tetapi tingkat penjualannya tetap terbilang cukup tinggi.

Salah satu alasannya adalah karena penjualan game PUBG di Steam Market yang masih fluktuatif, sehingga banyak orang ingin menjajal Loot Box untuk mendapatkan keuntungan secara cepat. Mengenai Loot Box, baru-baru ini PUBG Corp mengumumkan bahwa sebagian keuntungan dari Loot Box tersebut akan disumbangkan ke beberapa penerima.

Uang dengan jumlah total USD 2 juta atau sekitar Rp 27 miliar akan disumbangkan, salah satunya ke Children’s Miracle Network Hospitalis yang diperkirakan bernilai USD 300 ribu, dan sisanya akan ditambah dari hasil sumbangan peserta Extra Life’s PUBG Charity Marathon, yang kampanyenya baru akan dimulai pada 29 Januari mendatang.

extra life
Dok: extra-life.org

Bahkan kabarnya PUBG Corp juga sedang menyiapkan sebuah kampanye baru yang bisa diikuti oleh para gamer di seluruh dunia agar bisa ikut menyumbangkan sebagian uang mereka untuk orang-orang yang membutuhkan. PUBG Corp optimis dapat menggalang dana lebih dari USD 1 juta atau sektiar Rp 13 miliar dari kampanye tersebut di tahun ini.