Polda Janji Ekspose Bukti Baru “Nyanyian” Erwin Hayya

by

Aparat Kepolisian kembali mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas.

Kali ini, dua pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) bersimbah darah, setelah dihadiahi timah panas di bagian kakinya. Kedua pelaku, yakni Randy (32), profesi sopir, warga Bukit Jaya Ke serta Tamrin (18), profesi petani, warga Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, sebelumnya diringkus Tim Resmob Polda Sulsel
di Pintu 1 Kampus Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu (25/2/2018) subuh.

Kedua ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus curat berdasarkan nomor polisi LPB/57/II/2018/SPKT/Res Maros serta
No LP/B/IV/II/2018/Res.Jeneponto/sek Batang.

“Awalnya kedua tersangka terlihat
sekitar pukul 05.00 Wita di daerah Maros. Selanjutnya personel terlibat baku kejar hingga Makassar dan keduanya pun berhasil kami diringkus di pintu 1 Unhas. Selanjutnya kedua tersangka diamankan di Posko Resmob,” jelas
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara yang memimpin penangkapan tersangka.

Hasil pemeriksaan kedua tersangka mengakui melakukan pembobolan kontrakan di Jl Landak Kota, Kelurahan Bulu Tanahe, Kabupaten Maros dan berhasil mengambil tas berisi ponsel dan surat-surat berharga.

Selain itu, keduanya juga mengakui pernah melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Jeneponto.

Saat dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti dan penunjukan TKP, kedua tersangka melakukan perlawanan dengan cara mendorong petugas.

“Keduanya melawan dan berusaha kabur. Tiga kali tembakan ke atas tidak digubris tersangka, hingga dilakukan tindakan tegas dengan Maksud melumpuhkan,” sambung Edy Sabhara.

Usai dilumpuhkan, keduanya la langsung dilarikan ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka, yakni 1 unit sepeda motor Honda vario putih DD 3027 Gw, tas hitam, 2 buah dompet, 1 buah laptop Acer.
2 bilah parang, 2 buah obeng, 4 buah ponsel, 1 ID card karyawan Lion serta 2 pasang pakaian.

“Setelah menejalani perawatan, kedua tersangka kemudian kami serahkan ke pihak Polres Maros guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (Hajji Taruna)

Source link