Rentetan Kasus Narkoba Jerat Artis, Apa Pemicunya?

by

Sepanjang tahun 2017 kemarin daftar artis yang tertangkap karena memakai narkoba kian bertamambah. Beberapa hari belakangan polisi bahkan berhasil menangkap secara beruntun publik figure yang memakai narkoba. Belum selesai kasus Fachli Albar, keesokan harinya Roro Fitria dan Dhawiya ikut tertangkap juga. 

Maraknya kasus penggunaan narkoba oleh artis ini tentu membuat kita bertanya-tanya. Sebenarnya apa sih alasan para publik figure ini memakai narkoba? 

1. Karena tuntutan yang tinggi di dunia hiburan

Menurut psikolog Poppy Amalya, artis memakai narkoba dengan alasan tuntutan pekerjaan. Sebagai publik figure yang selalu dituntut tampil sempurna di depan kamera tentu punya tekanan yang sangat tinggi. Belum lagi kehidupan sebagai artis tak pernah lepas dari sorotan media. 

Karena hal ini tingkat stress yang dialami oleh publik figure jauh lebih tinggi, stress yang berkelanjutan berdampak pada depresi. Salah satu pencegah depresi ini dengan menggunakan narkoba. Narkoba akan memberikan mereka efek euforia berupa perasaan bahagia, kepercayaan diri dan harga diri yang tinggi. Sehingga mereka bisa terlihat lebih santai di depan kamera dan masyarakat luas. 

2. Terpengaruh karena pergaulan 

Pergaulan juga menjadi hal yang sangat berpengaruh terhadap peredaran narkoba dikalangan artis. Roro Firtia menyebutkan jika dia pertama kali mengenal narkoba saat dirinya berada di sebuah pesta artis. Di situ ia diajak untuk mencoba oleh beberapa rekan artis. Ketika berusaha menolak (saat itu Roro mengaku masih jadi duta anti narkoba), ia malah mendapat tanggapan negatif dari kawan-kawan artis. 

‘Wah lo nggak asik, nggak seru lo, Udah lah coba aja sekali’ ungkap mereka. Karena komentar inilah Roro sempat khilaf. Pergaulan yang salah juga sempat membuat Roger Danuarta terjerat narkoba. Itulah mengapa ketika sudah menjalani masa rehab, Roger mengaku jika ia berusaha sangat selektif dengan pergaulan. Menurut Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Gidion Arief Setiawan sendiri 70% artis memakai narkoba karena pergaulan. 

3. Mengatasi susah tidur

Jadwal syuting yang padat dan hampir setiap hari sering membuat para artis ini kurang waktu istirahat. Berangkat pagi pulang pagi, akhirnya jam tidur jadi keteteran. Terbiasa dengan jam tidur yang acak juga bisa membuat orang jadi susah tidur teratur hingga imsomnia. 

Ammar Zoni misalnya, mencoba mengatasi susah tidur ini dengan narkoba. Ia mengaku mengalami susah tidur karena syuting stripping tanpa libur. Akibatnya Ammar tergiur untuk mengkonsumsi ganja sebagai sarana memudahkan dirinya beristirahat. Bukan cuma Ammar, Tora Sudiro juga mengalami hal yang sama sampai-sampai ia mengkonsumsi dumolid sebagai obat tidur

4. Demi menjaga bentuk tubuh

Ada juga yang menggunakan narkoba sebagai sarana menjaga penampilan. Artis yang selalu dituntut tampil sempurna di depan layar kaca membutuhkan perhatian ekstra untuk menjaga bentuk tubuhnya. Ridho Rhoma misalnya, ia memakai sabu dengan tujuan untuk menjaga berat badan. 

Menurut dr Hari Nugroho, Kepala Seksi Pelayanan Bidang Medis Balai Besar Rehabilitasi BNN stimulan pada methamphetamine atau sabu memiliki efek menekan rasa lapar sehingga sering digunakan sebagai salah satu cara diet bagi artis. 

Jadi artis itu memang tak mudah, banyak hal yang terjadi dibalik dunia gemerlap mereka. Artis juga manusia yang pasti pernah melakukan kesalahan. Semoga dengan insiden ini mereka bisa belajar dan menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan. (BS)

Source link