, ,

Segmen Gaming Bantu Menopang Pertumbuhan Pasar Motherboard

by
motherboard
Dok: Amazon.com

Dalam sebuah perangkat PC, motherboard merupakan salah satu perangkat terpenting. Memang tidak banyak orang yang memahami bagaimana spesifikasi dan seluk beluk sebuah motherboard, tetapi hal tersebut nyatanya tidak membuat pasar motherboard turun.

Sebenarnya di awal tahun 2018 Digitimes sempat menghimpun data yang menunjukkan bahwa penjualan motherboard secara global akan mengalami penurunan sampai 10 persen di tahun 2018. Prediksi itu dikumpulkan berdasarkan para pemegang jalur distribusi jelang akhir tahun 2017, terutama pada segmen PC rakitan. Sementara untuk PC rakitan sendiri penjualannya diprediksi bisa menurun sampai 15 persen.

Namun seperti disampaikan oleh Product Manager MSI Indonesia Components Division, Sukma Paulus, di beberapa segmen pertumbuhan pasar motherboard justru mengalami peningkatan. Ini sangat berbeda jauh dengan pasar motherboard di segmen umum.

Baca Juga :   Simpan narkoba di perutnya, pria ini tidak BAB selama 1 bulan

“Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pasar motherboard memang menurun, tidak terkecuali di Indonesia. Ini diperkirakan bakal terus terjadi sepanjang tahun 2018. Akan tetapi di segmen gaming, pasar motherboard justru mengalami pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir ini,” ungkap Paulus dikutip dari MetroTV News.

Oleh karenanya, beberapa vendor motherboard baru pun mulai bermunculan dan mereka hanya fokus menggarap di segmen PC gaming saja. Begitu pula MSI, salah satu pelopor di industri PC gaming, ingin tetap konsisten mengusung segmen ini. Paulus percaya bahwa segmen ini akan tetap kuat ke depannya.

Di sisi lain, Paulus menyebutkan bahwa segmen profesional juga menunjukkan pertumbuhan yang positif walaupun tidak sebesar segmen gaming. Ini tidak lepas dari makin berkembangnya content creation. Menyadari akan hal tersebut, di Indonesia pun MSI akan fokus menyasar dua segmen terbesar itu.

Baca Juga :   FAS Naik Truk Bak Terbuka ke Lokasi Deklarasi Kampanye Damai

“Yang menarik di sini adalah content creation, yang perkembangannya saat ini bisa kita lihat. Kita ambil contoh saja sekarang ada gamer yang juga menjadi content creator ataupun sebaliknya,” tambah Paulus.

Namun tentunya bukan hanya MSI saja, mereka harus bersaing dengan beberapa vendor lain yang juga menjadikan dua segmen itu sebagai sasaran utama di Indonesia. Oleh karena itu, MSI sudah menyiapkan strategi tersendiri untuk dapat bersaing di segmen gaming dan profesional. Disebutkan MSI akan mengutamakan value-added dan inovasi.

Baca Juga :   Motherboard Biostar H110M-BTC Dibuat Khusus untuk Crypto Mining

Paulus mengatakan bahwa dengan dua hal tersebut MSI akan terus mengedepankan kepuasan konsumen dengan berbagai promosi, voucher dan sebagainya.

“Di awal tahun 2017 MSI memperkenalkan thermal M.2 pada seri 200. Kemudian beberapa vendor lain pun mulai menghadirkan solusi serupa pada motherboard mereka, bahkan sampai sekarang,” katanya.

Paulus juga memaklumi bahwa beberapa masyarakat Indonesia masih kurang memahami seluk beluk komponen utama komputer ini. Biasanya mereka yang kurang paham tentang motherboard akan membeli perangkat PC berdasarkan informasi yang didapat dari internet. Maka di tahun 2018 ini, MSI ingin terus memberikan edukasi sambil menerapkan strategi penjualan mereka.