,

Duduk Semeja di Acara Panwaslu, ARA dan Rahman Pina Tak Saling Tegur

by
img_660_442_ARA-RAHMAN_PINA_QBUL-RAHMAN.jpg

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Dua tim pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) dan Rahman Pina, duduk satu meja di acara yang digelar Panwaslu Kota Makassar, di Sandeq Room, Grand Clarion Hotel, Kamis (8/2/2018).

ARA adalah Ketua tim pemenangan pasangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi). Sementara politisi Golkar, Rahman Pina, berada di barisan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi sebagai wakil ketua tim.

Baca Juga :   Mahasiswa Farmasi-Kedokteran UNHAS Raih Emas Di Thailand

Rahman Pina datang lebih awal di lokasi acara. Dengan mengenakan kemeja lengan pendek berwarna merah, ia memasuki ruangan disambut sejumlah komisioner Panwaslu.

Sementara ARA, datang di saat acara baru saja dimulai. Politisi Demokrat ini, langsung menuju meja yang disediakan, posisinya berada di sebelah kiri panggung.

Taka ada saling sapa, dan jabat tangan di antara keduanya. Baik ARA maupun Rahman Pina, sama-sama fokus mendengar sambutan Ketua Panwaslu Makasaar, Nursari.

Baca Juga :   Ditemukan Masalah Pada Baterai Pada Galaxy S6

ARA dan Rahman Pina, memang menghadiri undangan Panwaslu Makassar, yang dikemas dengan acara Tudang Sipulung. Acara mengangkat tema, Bersama Mewujudkan Pilwali Damai dalam Bingkai Nilai Budaya Lokal; Sipakatau, Sipakainge, dan Supakalebbi.

Dalam sambutannya, Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nursari menjelaskan, acara itu sengaja digelar untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan, dalam megetahui dan memahami proses pelaksanaan Pilwalkot Makassar tahun ini.

Baca Juga :   NH-Aziz Nomor 1, Ketua AMPI Sulsel: Unggul dan Utama

“Tujuannya ini membuka ruang diskusi dan dialog antar pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses Pilwali,” kata Nursari.

Selain itu, acara tersebut juga digelar dalam rangka mengampanyekan Pilkada damai, dalam bingkai nilai-nilai luhur budaya.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Sulsel La Ode Arumahi, dan Tokoh budayawan Sulsel, Alwi Rahman.

Source link