Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Meningkat Pemkot Makassar Raih Penghargaan

by
IMG-20180214-WA0037.jpg

MAKASSAR, – Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Wilayah III pada tahun 2017 menunjukkan peningkatan.

Rata-rata nilai evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah pada Kabupaten/Kota sebesar 47,57 meningkat 8,59 poin dari tahun 2016 yaitu sebesar 45,91.

BACA: Soal Kefiguran, Pengamat Sebut Danny Lebih Tinggi

Meningkatnya akuntanbilitas kinerja instansi pemerintah, khususnya pemprov Kabupaten kota, nampak mengalami peningkatan signifikan di wilayah III yang meliputi Sulawesi, DIY, Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Hal tersebut diutarakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur saat membuka pertemuan SAKIP Provinsi, Kabupaten dan Kota yang diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/2/2018)

Menurut Asman Abnur dihadapan peserta SAKIP, pemerintah Kabupaten Kota telah melakukan upaya-upaya perbaikan yang nyata, bagi peningkatan efisiensi birokrasi
dipemerintahannya.

Baca Juga :   Komisi A DPRD Makassar Kembali Pertemukan PT. Mariso Indoland dengan CPI

“Saya harapkan setiap para , Walikota, Bupati dan Sekretaris Daerah untuk lebih fokus dan lebih serius dalam memberikan perhatian guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus berorientasi hasil yang maksimal kepada pelayanan publik,” ujarnya

Di kesempatan itu pula KemenPan RB menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemkot Makassar yaitu Penghargaan Penilaian Kinerja dengan Predikat B yang merupakan penilaian tertinggi dari seluruh Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Sul Sel. Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Baso Amiruddin yang didampingi kepala Inspektorat Kota Makassar Zainal Ibrahim dan Kabag Ortala Moh Syarif.

Menteri juga memberikan apresiasi kepada beberapa Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi yang telah mengimplementasikan e-budgeting di lingkungan pemerintahnya masing-masing. E-budgeting merupakan langkah yang baik bagi suatu pemerintah dalam mencegah munculnya program/kegiatan “siluman” serta mencegah terjadinya penyimpangan.(*)

Baca Juga :   Bacaleg Perindo Mulai Sosialisasikan DIAmi

TENTANG KAMI MEDIA online tak selalu soal kecepatan. Media online seringkali dipersepsikan hanya menyuguhkan kecepatan dan mengejar jumlah viewr tanpa ketepatan informasi. Tren penilaiaan negatif pembaca seakan menjadi sesuatu yang sulit dihindari. Kami sebagai media online baru dibawah bendera PT. MRM berusaha menyajikan informasi berbasis internet, tidak sekadar dengan penulisan seadanya. Mencoba mendobrak persepsi negatif yang telah terbangun selama ini. sulselekspres.com berusaha menyuguhkan informasi dalam bentuk pemberitaan berdasar fakta, kajian, dan model penulisan yang tidak lagi seperti pada umumnya media online. Kedalaman informasi menjadi perioritas, mencerdaskan tanpa harus menggurui, serta menyerang tanpa maksud melukai, apalagi membunuh karakter. Kehadiran kami bukan sebagai pesaing dari jutaan media online lainnya. Kami hadir dengan menawarkan bacaan berkualitas dan mencerdaskan. Tentu saja bukan sebagai sumber referensi paling terpercaya, tapi bisa menjadi bahan pembanding dari satu peristiwa dengan tawaran ulasan berbeda dari segala sudut pandang. Secara garis besar kami ingin menghadirkan media online dengan kualitas seperti media cetak koran. Sulselekspres.com akan terus mencoba berada dititik netral tak berpihak. Berdiri untuk semua golongan, dan tidak bekerja untuk kepentingan politik siapapun. Terima kasih untuk semua pihak. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Timur Indonesia, dan lebih khusus lagi untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Teriring salam hangat untuk sambutan hangatnya. Redaksi

A post shared by Sulsel Ekspres (@sulsel_ekspres) on

Baca Juga :   ASN Pemkot Diimbau "Makmurkan" Masjid, Deng Ical: Sudah Ada Surat Edaran

loading…


Source link