Universitas Turki siap tampung ratusan mahasiswa Indonesia

by

Terkini.id, – Indonesia kini menjadi pasar baru untuk sejumlah kampus di Turki. Guna meningkatkan jumlah mahasiswa internasional, ratusan kuota diberikan oleh sejumlah universitas di Turki bagi calon mahasiswa Indonesia.

Salah satu universitas tersebut yakni Bandirma Onyedi Eylul University, yang akan membuka ujian masuk untuk mendapatkan sarjana Strata 1. Universitas yang terletak di wilayah Balikesir ini memberikan kuota 200 mahasiswa untuk Indonesia.

“Kami punya beberapa mahasiswa internasional dan kami ingin tingkatkan hingga 15 persen dalam dua tahun,” ujar Rektor Bandirma Onyedi Eylul University Suleyman Ozdemir dikutip dari Anadolu Agency. Sabtu, 24 Februari 2018.

Suleyman mengatakan iklim kampusnya sangat mendukung untuk belajar. Selain dekat laut, wilayah Bandirma juga dikelilingi orang-orang terdidik.

“Lokasi kami sangat aman,” jelas Suleyman.

Bandirma Onyedi Eylul University. (foto/bandirmapostasi.com)

Suleyman juga mengungkapkan, mahasiswa Indonesia tak perlu khawatir soal biaya kuliah. Ongkos kuliah per semester di Bandirma Onyedi Eylul University sangat terjangkau.

“Biaya per semester untuk seluruh program hanya 100 dollar. Saya kira ini sangat murah,” kata Suleyman.

Dengan biaya tak lebih dari satu setengah juta itu, para pelajar Indonesia bisa memasuki jurusan Ekonomi, Keuangan, Hubungan Internasional, Administrasi Publik, Kelautan, Ilmu Kesehatan, Pertanian, dan lain sebagainya.

“Jangan khawatir pula soal asrama. Karena banyak berdiri asmara di Bandirma, baik yang didirikan pemerintah maupun swasta,” lanjut Suleyman.

Sementara itu, Uludag University sebelumnya juga telah menjadi destinasi mahasiswa Indonesia.

Uludag University yang berdiri tahun 1975 ini merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Turki.

“Ada 4000 orang mahasiswa internasional di kampus kami, 130 di antaranya berasal dari Indonesia,” jelas Wakil Rektor Uludag University, Eray Alper.

Uludag University. (foto/turkishclass.com)

Menurut Eray, kampusnya memberikan variasi harga bagi tiap jurusan.

Biaya kuliah paling mahal adalah Fakultas Kedokteran yakni sebesar 1160 euro per tahun. Sedangkan jurusan Ekonomi hanya 480 euro per tahun.

“Jadi biaya sangat murah. Ini harus dicoba oleh semua mahasiswa internasional, termasuk Indonesia,” ucap Eray.

Lanjut Eray, Pemerintah Turki juga menyediakan beasiswa bagi para mahasiswa melalui program Turkiye Burslari. Para mahasiswa harus melalui proses wawancara dengan pihak resmi Turki dan akan dilihat skor Grade Point Average (GPA).

Sementara itu, Biru Marmara Edukasi adalah pihak yang ditunjuk resmi oleh kampus-kampus Di Turki untuk menyelenggarakan seleksi masuk mahasiswa baru di Indonesia.

Bagikan artikel ini :


Source link