Elon Musk: Ingin Selamat dari Perang Dunia? Pergi ke Luar Angkasa

by

Tahun lalu, Elon Musk sempat mengutarakan idenya untuk membawa manusia ke Mars. Saat gelaran International Astronautical Conggress di Australia, ia menyebut rencana tersebut akan terwujud di 2024.

Untuk mendukung rencana tersebut, SpaceX, perusahaan milik Musk sudah mulai mempersiapkan kelengkapan keberangkatan ke Mars itu. Salah satunya adalah menyewa tiga fasilitas peluncuran milik pemerintah Amerika Serikat.

Dikutip dari Inverse, perusahaan diketahui tengah mengembangkan fasilitas di wilayah Texas Selatan. Menurut rencana, fasilitas ini akan siap digunakan pada 2018.

“Kami menargetkan fasilitas ini dapat beroperasi akhir 2018, tapi masih harus meninjau perkembangan dan akan mengaktifkannya begitu sudah selesai,” tutur Senior Communications Manager SpaceX, James Gleeson.

Nantinya, fasilitas yang berlokasi di Boca Chica ini akan menjadi tempat peluncuran roket BFR dari SpaceX. BFR sendiri merupakan roket super besar yang disiapkan perusahaan untuk membawa manusia terbang ke Bulan atau Mars.

Saat ini, BFR masih dalam tahap pengembangan. Roket ini akan terdiri dari dua bagian, yakni bagian pendorong dan pengangkut. Di bagian pengangkut ini nanti akan berisi orang dan keperluan kargo yang dibawa ke luar angkasa.

“Arsitektur baru dari BFR menawarkan cara yang lebih naik untuk terbang, karena dapat digunakan kembali dan dirancang dapat meluncur setiap beberapa jam,” ujar Musk. Ia juga mengaku perkembang BFR sangat pesat dan mungkin saja siap pada tahun ini.

Musk sendiri memang dikenal cukup ambisius terkait rencananya membawa manusia ke Mars. Sebelumnya, ia juga berhasil meluncurkan roket paling besar dari SpaceX, yakni Falcon Heavy.

Source link