Kantongi Rp 2 Triliun dari Astra, Go-Jek Siap Mengaspal di Papua

by
047828500_1518415057-WhatsApp_Image_2018-02-12_at_12.55.27.jpeg

Liputan6.com, Jakarta – Go-Jek mengumumkan pendanaan senilai US$ 150 juta atau setara Rp 2 triliun dari Astra. Lantas, apa yang akan dilakukan Go-Jek dengan uang sebanyak itu?

Menurut President dan co-founder Go-Jek Andre Soelistyo, investasi ini akan digunakan untuk mempercepat inovasi perusahaan.

“Investasi akan digunakan untuk berinovasi lebih banyak lagi, sehingga akan berguna bagi driver, merchant, dan memberikan teknologi yang memberi nilai tambah bagi user kami. Go-Jek kan bisnisnya online to offline, inilah akan ditingkatkan,” kata Andre dalam penandatanganan kerja sama Go-Jek dan Astra di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Baca Juga :   Anies Gandeng Norwegia dan Denmark untuk Tangani Sampah di Jakarta

Lebih lanjut, CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengungkapkan, pendanaan juga akan difokuskan Go-Jek untuk lebih membantu memfasilitasi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

“Kalau mereka susah usahanya, Go-Jek akan ciptakan platform agar micro entrepreneur bisa meningkatkan penghasilannya dengan memberi layanan kepada middle to upper consumer di aplikasi kami. Inovasi ini kami gabungkan sehingga orang yang mampu dan perlu penghasilan bisa terhubung,” kata Nadiem.

Baca Juga :   Aplikasi BBM Versi Terbaru Sempurnakan Berbagai Fitur

Lebih lanjut, Go-Jek juga menegaskan bahwa perusahaan unicorn ini bakal melebarkan sayapnya ke Papua. “Saya rasa dalam 6-12 bulan ke depan (Go-Jek akan beroperasi ke Papua),” ujar Nadiem.

Baca Juga :   Energizer Bakal Rilis Smartphone dengan Baterai Kapasitas Raksasa

 



Source link