Robot Perlahan-lahan Gantikan Peran Manusia dalam Banyak Pekerjaan

by

Umumnya analis dan ekonom sependapat, robot perlahan-lahan menggantikan peran manusia dalam banyak lapangan kerja. Mereka mengelas dan mencat badan mobil, menyortir barang dagangan di banyak gudang, menelusuri pipa bawah tanah dan memeriksa paket-paket yang mencurigakan. Namun, kita masih belum melihat robot sebagai pembantu rumah tangga, kecuali alat pembersih lantai dan karpet yang robotik. Para pakar robotika mengemukakan masih ada satu lagi rintangan yang perlu dilalui robot supaya bisa bekerja berdampingan dengan manusia.

Robot-robot di pabrik mobil ini dengan cepat mengelas badan mobil dengan cepat. Akan tetapi tidak ada manusia disekitarnya karena jenis robot ini tidak akan tahu cara supaya seseorang jangan sampai terluka secara tidak disengaja.

Heni Ben Amor, Asisten Profesor Robotik mengatakan, “Robot ini secara efektif matanya tertutup rapat. Mereka melakukan pekerjaan sama berulang-ulang dan tidak dapat beradaptasi dengan perubahan apapun juga.”

Robot masa kini yang dirancang untuk berbaur dengan manusia, masih sangat lambat, tidak dapat melakukan tugas yang banyak beragam dan umumnya memberi informasi.

Tonton juga: Robot Dibuat untuk Membantu Manusia

Profesor Robotik Heni Ben Amor dari Arizona State University, mengatakan saat ini para pakar robotik mengembangkan generasi peralatan otomatis berikutnya yang mampu menganggap manusia sebagai rekan kerja mereka.

“Robot-robot ini misalnya, bisa memberikan sebuah alat kepada Anda. Mereka dapat membantu kita mengangkat sebuah benda berat, dan sebagainya. Dan ini merupakan suatu pergeseran paradigma jika kita dibandingkan dengan robotik asli, atau dengan jenis robotika zaman dulu yaitu robotik perindustrian,” tambah Amor.

Karena robot-robot lebih kuat daripada manusia, para perancangnya harus membuat mereka tidak bisa mencelakakan manusia rekan kerjanya. Untuk berbuat demikian mesin-mesin itu harus jauh lebih cerdas. Gerakan robot tersebut harus dikoordinasikan terus-menerus dengan gerakan manusia.

“Semua ini adalah tentang memahami manusia sebagai rekan kerja, keterlibatan dan interaksi pada saat yang tepat. Kalau robot yang kita inginkan adalah robot yang bisa membantu kita dalam segala situasi bila kita butuhkan, namun pada saat bersamaan, jika kita tidak memerlukannya, robot itu seharusnya bukan untuk memenuhi ruangan rumah saja,” lanjut Amor.

Hal ini masih saja merupakan suatu pencapaian besar dalam teknologi. Jadi, kata Ben Amor membuat robot-robot untuk lingkungan rumah tangga masih lama lagi baru bisa terjadi. Menurutnya, mobil-mobil swa-kemudi mungkin jauh lebih duluan bisa dibuat, sementara robot-robot kolaboratif seharusnya sudah mulai menggantikan robot-robot tradisional dalam industri-industri manufaktur dalam waktu lima tahun lagi. [mg/is]

Source link