Sistem Online Agen Perjalanan Kemungkinan Diretas

by

Orbitz mengatakan sistem pemesanan online agen perjalanan yang sudah tidak dipakai lagi mungkin telah diretas, berpotensi mengungkap informasi pribadi orang-orang yang melakukan pembelian melalui sistem itu antara 1 Januari 2016 dan 22 Desember 2017.

Hari Selasa (20/3), perusahaan itu mengatakan, sekitar 880 ribu kartu pembayaran terimbas.

Menurut Orbitz, data yang kemungkinan terpapar mencakup nama, informasi kartu pembayaran, tanggal lahir, nomor telepon, alamat email, alamat rumah dan/atau penagihan dan jenis kelamin. Perusahaan itu mengatakan bukti menunjukkan peretas mungkin mengakses informasi yang tersimpan dalam sistem online mitra konsumen dan bisnis ini antara 1 Oktober 2017 dan 22 Desember 2017.

Laman Orbitz.com saat ini tidak terkena insiden itu. Orbitz kini dimiliki oleh Expedia Inc. dari Belleview, Washington.

Orbitz menawarkan program layanan pemantauan kredit dan perlindungan identitas gratis selama satu tahun di negara-negara di mana tersedia sistem online itu. [ka/ii]

Source link