Soal Dashboard Transportasi Online, Ini Jawaban Kemkominfo untuk Kemenhub

by
029922700_1508212280-karir-grab-for-work_blog-2s.jpg

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menjawab permintaan Kementerian Perhubungan mengenai penuntasan penyediaan dashboard untuk memantau operasional taksi online.

Hal inipun direspons oleh pihak Kemkominfo melalui Direktur Jenderal  Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan. Dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Rabu (14/2/2018), pria yang karib disapa Semmy tersebut menyampaikan bahwa dashboard transportasi online telah didemonstrasikan kepada Kemenhub pada Jumat 2 Februari 2018.

Baca Juga :   Managing Director PHD: Jangan Menghindari Teknologi

Dari hasil pertemuan tersebut, keduanya sepakat bahwa perlu dibuat pertemuan lanjutan yang difasilitasi Kemenhub dengan melibatkan sejumlah Dinas Perhubungan tingkat provinsi untuk kustomisasi dashboard.

Senin, 12 Februari 2018, pertemuan telah dilaksanakan dengan mendemonstrasikan dashboard yang dimaksud. Pihak Kemkominfo diwakili Dirjen Aptika, Kemenhub diwakili Dirjen Perhubungan Darat, sejumlah Dinas Perhubungan tingkat provinsi, dan tiga penyelenggara platform aplikasi transportasi online ikut menghadiri pertemuan tersebut.

Baca Juga :   Rencana Penyelamatan Sistem Sungai di Australia Terancam Gagal

Hasilnya berupa kustomisasi yang disepakati dalam waktu dua hari, di mana akses dan otorisasi akan diberikan Kementerian Perhubungan dan Dinas-Dinas Perhubungan tingkat provinsi.

Akses tersebut nantinya akan menuju domain Kemkominfo. Setelah masuk ke dashboard, pengakses dapat langsung melihat masing-masing platform, seperti Uber, Go-Jek, Grab dan penyelenggara lainnya.

Baca Juga :   Tinder Dinyatakan Langgar Peraturan Diskriminasi Usia

Sementara, Dinas Perhubungan tingkat provinsi akan dapat melihat dashboard sesuai wilayahnya masing masing.

Terkait Pengaturan, Dirjen Aptika juga menyampaikan bahwa Kemkominfo bakal menerapkan pengaturan dengan light touch regulation untuk mengakomodasi konsep bisnis baru dalam ekonomi digital.



Source link