Twitter Cetak Keuntungan Kuartalan Pertama

by
FAD82CC9-8905-464D-AED1-E0AAD793A0F9_w1200_r1_s.jpg

Twitter membukukan keuntungan kuartalan yang pertama dalam sejarah dan kembali ke pertumbuhan pendapatan, Twitter mengatakan, Kamis (8/2).

Harga saham Twitter naik sebelum pembukaan perdagangan pada Kamis.

Pendapatan secara keseluruhan naik 2 persen di kuartal keempat, dibandingkan setahun yang lalu, membalikkan perkiraan para analis yang memperkirakan penurunan pendapatan untuk empat kuartal berturut-turut, Reuters melaporkan.

Twitter membukukan pendapatan total $731,6 juta, di atas target Wall Street, yaitu $686,1 juta, menurut analisa Thomson Reuters I/B/E/S. Perusahaan itu juga melaporkan laba bersih senilai $91,1 juta atau 12 sen per saham, dibandingkan dengan rugi bersih $167,1 juta atau 23 sen per saham, tahun lalu.

Baca Juga :   Alat Pacu Otak untuk Mengontrol Alzheimer

Pengguna aktif bulanan naik sekitar 4 persen dari tahun lalu menjadi 330 juta pengguna. Jumlah ini sama dengan kuartal ketiga. Twitter mengatakan perkembangan pengguna aktif yang lamban ini akibat penurunan musiman dan upaya pemberantasan akun palsu dan spam.

Baca Juga :   Mana Kamera Tercanggih: iPhone X, Google Pixel 2, atau Galaxy Note 8?

Meski laporan keuangan mengalahkan perkiraan Wall Street, kinerja keuangan yang bagus itu tidak menyelesaikan masalah perusahaan yang lebih luas.

Perusahaan media sosial ini menghadapi penyalahgunaan, akun palsu dan upaya oleh agen-agen intelijen Rusia untuk menyebarkan informasi yang tidak tepat. Masalah-masalah itu masih ditambah dengan pertumbuhan pengguna yang stagnan.

Di tengah berbagai persoalan, Twitter juga menghadapi masalah siapa yang akan mengendalikan perusahaan itu karena seorang eksekutif penting sebentar lagi akan mundur dan CEO Twitter harus membagi waktu mengurus perusahaan lain.

Baca Juga :   Beberapa Jenis Kamera Dengan Bentuk Paling Unik di Dunia

Twitter mengatakan pihaknya sedang menyelesaikan berbagai masalah tersebut. Perusahaan sudah menerapkan berbagai langkah baru untuk memberantas akun-akun yang melanggar aturan. Namun, para kritikus mengatakan Twitter tidak menangani masalah-masalah itu secara keseluruhan karena tidak merespon dengan baik. [fw/au]

Source link